Uang Tiga Mata Uang di Tangan Gubernur Menyingkap Hasrat

Dana proyek pembangunan daerah, yang seharusnya dialokasikan untuk infrastruktur vital dan kepentingan publik, seringkali menjadi sasaran empuk untuk pengalihan. Di tangan oknum pejabat, uang ini diibaratkan memiliki “tiga mata uang”: satu sisi untuk rakyat, satu sisi untuk proyek, dan sisi terakhir untuk memuaskan Hasrat Pelesiran pribadi. Praktik ini merusak kepercayaan publik dan menghambat laju pembangunan yang seharusnya menjadi prioritas utama. […]